Dalam pengambilan sampel dari
populasi (atau biasa disebut sampling) ada beberapa cara yang memang sudah
lazim dilakukan. Sampling sendiri dilakukan salahsatunya karena jumlah populasi
yang akan diteliti memiliki jumlah data yang banyak, sehingga proses sampling
ini perlu dilakukan untuk menghemat waktu dan biaya.
Berikut beberapa teknik Pengambilan
Sampel (Sampling) yaitu :
> Pengambilan Sampel Secara Acak (Random Sampling)
Cara pengambilan sampel dengan cara memilih sejumlah
elemen dari populasi untuk menjadi anggota sampel dimana setiap elemen-elemen
tersebut di atas mendapat kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel.
Di bawah ini dicantumkan beberapa cara untuk pengambilan sampel secara acak
diantaranya sebagai berikut.
a. Simple random sampling
Pemilihan dilakukan dengan cara acak, di mana daftar
nama responden dilakukan pengundian untuk terpilih.
b. Stratified random sampling
Teknik pengambilan sampel dari populasi di mana populasinya
dibagi-bagi terlebih dahulu menjadi kelompok yang relatif homogen (stratum) --
untuk menjamin keterwakilan dari masingmasing stratum
c. Systematic random sampling
Sampling di mana pengambilan elemen pertama sebagai
anggota dipilih secara
acak kemudian diikuti secara sistematik. Cara ini menggunakan cara
sebagai berikut :
k = N/n
Keterangan :
k = interval
N = Jumlah Data
n = Elemen pertama yang dipilih sebagai
anggota
Contoh:
N = 20, n = 4,
k = 20/4 = 5
Nilai k diacak: 1 sampai 5, dan kemudian didapat angka 4
Jadi data yang akan dianalisis secara berturut-turut
adalah Responden nomor 4, 9, 14, dan 19.
> Pengambilan Sampel dengan Non-Acak (Non-Random
Sampling)
a. Purposive sampling
Pemilihan elemen untuk menjadi sampel berdasarkan
pertimbangan yang tidak acak. Cara memilih sampel dengan menggunakan metode ini
yaitu dengan memilih sampel berdasarkan sampling tergantung kriteria apa yang
digunakan. Jadi ditentukan dulu apa kriteria-kriteria sampel yang diambil.
Jadi pada intinya teknik purposive sampling ini adalah
sang peneliti turun langsung ke tempat kejadian atau TKP menuju langsung ke
tempat (area, wilayah, lokasi) tertetu yang banyak anggota populasi dimaksud
berada.
b. Quota sampling
Mirip dengan sampling acak berlapis namun pemilihan
elemen dari stratum tidak acak. Pada teknik sampling ini peneliti tidak
mempunyai pertimbangan lain kecuali berdasarkan kemudahan saja. Seseorang
diambil sebagai sampel karena kebetulan orang tadi ada di situ atau kebetulan
dia mengenal orang tersebut. Oleh karena itu ada beberapa penulis menggunakan
istilah accidental sampling – tidak disengaja – atau juga captive sample
(man-on-the-street) Jenis sampel ini sangat baik jika dimanfaatkan untuk
penelitian penjajagan, yang kemudian diikuti oleh penelitian lanjutan yang
sampelnya diambil secara acak (random). Namun pada beberapa kasus penelitian
yang menggunakan jenis sampel ini,
hasilnya yang didapatkan ternyata kurang obyektif.
c. Convenience sampling
Pemilihan sampel sesuai dengan keinginan peneliti.
Sampling ini digunakan biasanya untuk riset eksplanatory atau uji coba
kuesioner. Penggunaannya terbatas untuk situasi tertentu.
Pengambilan sampel dengan teknik convenience sampling
didasarkan pada ketersediaan dan kemudahan mendapatkannya. Penarikan sampel
dengan teknik ini nyaris tidak dapat diandalkan namun dalam kondisi tertentu
dirasakan sangat bermanfaat karena biayanya murah, dan sangat mudah
dilaksanakan karena peneliti memiliki kebebasan untuk memilih siapa saja menjadi
responden atau apa saja yang dia temui sebagai sampel.
d. Snowball sampling
Pemilihan sampel ini dilakukan berdasarkan rekomendasi
dari responden sebelumnya. Dapat diterapkan untuk populasi kecil. Teknik
sampling ini biasanya sering dipakai
ketika peneliti tidak banyak tahu tentang populasi penelitiannya. Dia hanya
tahu satu atau dua orang yang berdasarkan penilaiannya bisa dijadikan sampel.
Karena peneliti menginginkan lebih banyak lagi, lalu dia minta kepada sampel
pertama untuk menunjukan orang lain yang kira-kira bisa dijadikan sampel.
Responden untuk sampling dipilih atau ditentukan berdasarkan informasi yang
didapatkan dari responden sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar