TEKNOLOGI LI-FI (LIGHT FIDELITY)
Dzikri Ihsani Mahardika
dzikriihsani1801@gmail.com
ABSTRAK
LiFi (LightFidelity) merupakan teknologi yang menggunakan
LED (Light Diode Emiting) untuk mengirimkan data kepenerima dengan perubahan
intensitas cahaya sangat cepat sehingga ia tidak bisa dilihat oleh mata
manusia.Teknologi ini disebut VLC (Visible Light Communication) yaitu teknologi
yang memanfaatkan LED merupakan alternatif yang potensial untuk mewujudkan link
nirkabel kecepatan tinggi untuk mengatasi keterbatasannya sumber daya frekuensi
radio sehingga dapat dikembangkan metode smartlighting yang memungkinkan cahaya
digunakan untuk mengirim dan menerima data. Dengan teknologi ini anda tidak
perlu berada di dalam wilayah wifi untuk melakukan koneksi internet, anda hanya
perlu berada di bawah sumber cahaya lampu. Berdasarkan hasil percobaan para
ilmuan, kecepatan LiFi (LightFidelity) telah mencapai kecepatan hingga 50 Mbps.
LiFi menjanjikan kecepatan transfer yang lebih cepat dibanding WiFi dan LiFi
kemungkinan akan menggantikan WiFi dimasa mendatang.
Kata Kunci: Li-fi, LED, Wifi
PENDAHULUAN
Teknologi saat ini sudah sangat berkembang, salah satunya
adalah penemuan teknologi Li-Fi di Cina. Disini penulis akan menjelaskan
tentang Li-Fi dan keunggulannya dibandingkan dengan teknologi yang lain. Semoga
artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.
PEMBAHASAN
Lifi (light fidelity) memiliki dua arah jaringan yaitu
kecepatan yang tinggi dan jaringan komunikasi nirkabel seperti wifi. Lifi
merupakan bentuk komunikasi cahaya tampak dan bagian dari komunikasi nirkabel
optik atau biasa disebut optical wireless communications (OWC) dan bisa
menjadi pelengkap komunikasi RF (wifi atau jaringan selular), atau bahkan pengganti
di konteks penyiaran data. Bila dibandingkan dengan wifi implementasi dapat
mencapai kecepatan 224 Gbps.Lifi ini berupa jaringan nirkabel dan menggunakan
komunikasi cahaya seperti infra merah mendekati ultra violet tetapi bukan
gelombang frekuensi radio seperti spektrum. Lifi dapat membawa lebih banyak
informasi sehingga dapat digunakan sebagai solusi dalam keterbatasan RF
bandwidth.[1] Meskipun lifi dapatdigunakan untuk data yang off-load dari
jaringan wifi yang ada, implementasi dapat digunakan untuk menyediakan
kapasitas untuk permintaan downlink lebih besar sehingga ada infrastruktur
jaringan nirkabel dapat digunakan secara komplementer.
Berbeda dengan wifi yang menggunakan sinyal frekuensi radio tradisional (RF) untuk mengirimkan data, lifi menggunakan bagian dari spektrum elektromagnetik untuk mengirimkan informasi pada kecepatan yang sangat tinggi. Dengan lifi, data ditransmisikan oleh modulasi intensitas cahaya, yang kemudian diterima oleh detektor foto-sensitif, dan sinyal cahaya didemodulasikan dalam bentuk elektronik. Modulasi ini dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak tampak oleh mata manusia. Lifi terkesan unik karena energi terlihat sama dengan cahaya biasa sehingga selain dapat digunakan sebagai penerangan juga dapat digunakan untuk komunikasi.
Penggunaan dari bagian cahaya dari spektrum elektromagnetik untuk mengirimkan informasi disebut juga dengan istilah umum visible light communication (VLC). Purelifi yang sebelumnya bernama pureVLC adalah sebuah produsen peralatan atau original equipment manufacturer (OEM) untuk memasarkan produk lifi untuk mengintegrasi produk sistem lighting LED.
Berbeda dengan wifi yang menggunakan sinyal frekuensi radio tradisional (RF) untuk mengirimkan data, lifi menggunakan bagian dari spektrum elektromagnetik untuk mengirimkan informasi pada kecepatan yang sangat tinggi. Dengan lifi, data ditransmisikan oleh modulasi intensitas cahaya, yang kemudian diterima oleh detektor foto-sensitif, dan sinyal cahaya didemodulasikan dalam bentuk elektronik. Modulasi ini dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak tampak oleh mata manusia. Lifi terkesan unik karena energi terlihat sama dengan cahaya biasa sehingga selain dapat digunakan sebagai penerangan juga dapat digunakan untuk komunikasi.
Penggunaan dari bagian cahaya dari spektrum elektromagnetik untuk mengirimkan informasi disebut juga dengan istilah umum visible light communication (VLC). Purelifi yang sebelumnya bernama pureVLC adalah sebuah produsen peralatan atau original equipment manufacturer (OEM) untuk memasarkan produk lifi untuk mengintegrasi produk sistem lighting LED.
Bagaimana Cara Kerja Li-Fi
(Light Fidelity) ?
LiFi dan WiFi sebenarnya
almos sama karena keduanya mentransmisikan data secara elektromagnetik.
But WiFi menggunakan gelombang radio, sedangkan LiFi menggunakan gelombang
cahaya yang tampak. LiFi menggunakan Lamp Driver akan mengkonversi data
digital ke bohlam LED pintar tersebut. While penerima nantinya akan
dilengkapi alat photo-detector untuk
mengkonversi cahaya menjadi cahaya digital yang kemudian dapat dibaca oleh komputer.
Cara Kerja LiFi
Lalu bagaimana LiFi dapat mentransmisikan data yang jauh lebih besar
daripada WiFi? Berdasarkan teori, spektrum cahaya yang tampak itu 10000x lebih
besar dari gelombang radio yang digunakan untuk WiFi pada umumnya.
Therefore cahaya dapat mentransmisikan data dalam jumlah yang lebih banyak
dari WiFi secara bersamaan, sehingga LiFi bisa lebih cepat.
Perbandingan besar spektrum cahaya
infrared dengan cahaya tampak (source : BBC)
Contoh sederhana yang bisa
kamu rasakan sekarang adalah cahaya infra-merah (cahaya tak
terlihat) pada remot TV mampu mentransmisikan data less than 1.000 bps. Sedangkan
lampu LED pintar masa kini (cahaya tampak) mampu mentransmisikan data yang
more than cukup untuk membuat koneksi yang stabil, tapi tetap terlihat
seperti cahaya lampu pada umumnya.
Selain mampu mentransmisikan data
dengan kecepatan tinggi, Li-Fi tidak dapat dipengaruhi sinyal radio.
As a result bisa dimanfaatkan di tempat-tempat yang rentan terhadap
gangguan sinyal radio seperti di dalam pesawat.
However bukan berarti Li-Fi tidak
memiliki kekurangan. Cahaya terlihat tidak mampu menembus tembok, seperti apa
yang bisa dilakukan oleh sinyal radio di Wi-Fi. However, untuk saat ini cahaya
Li-Fi masih belum bisa diaplikasikan di luar ruangan yang terkenal sinar cahaya
matahari langsung, karena akan mempengaruhi sinyal Li-Fi.
Fitur-Fitur Li-Fi
Kapasitas bandwidth
spektrum cahaya 10.000 lebih dari spektrum RF, tanpa hambatan, dan bebas dalam
penggunaan. Densitas data lifi dapat mencapai sekitar 1000 kali kepadatan data
wifi karena cahaya juga terdapat pada daerah iluminasi ketat dan terpusat sedangkan
RF cenderung menyebar dan menyebabkan gangguan. Kecepatan tinggi dapat dicapai
karena gangguan rendah, bandwidth perangkat tinggi dan intensitas tinggi pada
output optik. Perencanaan kapasitas sederhana karena agak cenderung pada
infrastruktur penerangan dimana orangorang ingin berkomunikasi, dan kekuatan
sinyal yang baik dapat dilihat.
Efisiensi pada biaya
rendah karena memerlukan komponen lebih sedikit dari teknologi sinyal radio.
Energi dalam pencahayaan LED sudah efisien dan transmisi data membutuhkan daya
tambahan yang diabaikan. Lingkungan transmisi pada RF dan propagasi sangat
sulit, tetapi tidak pada lifi yang bekerja dengan baik dalam hal lingkungan.
Keselamatan terhadap
kehidupan di bumi telah berevolusi melalui papran cahaya, sehingga tidak ada
masalah keamanan atau kesehatan pada teknologi ini.dan tidak ada bahaya yang
diakibatkan oleh teknologi ini karena transmisi cahaya menghindari penggunaan
frekuensi radio yang dapat mengganggu sirkuit elektronik di lingkungan tertentu
seperti di dalam pesawat.
Keamanan dalam privasi
sangat terjaga karena sulit dalam pencarian sinyal di luar area karena sinyal
terbatas pada daerah khusus dan tidak akan menembus dinding selain kaca.
Pengendalian data dapat diarahkan dari satu perangakat ke perangkat lain dan
pengguna dapat melihat dimana data tersebut tersimpan. Tidak ada fitur keamanan
tambahan seperti pasangan dalam interkoneksi RF pada sinyal bluetooth.
REFERENCES
F. Xiong, Digital Modulation Techniques, Norwood, MA,
USA:Artech House, 2006.
D. Stoyan, W. S. Kendall, J. Mecke, Stochastic Geometry and
its Applications, Hoboken, NJ, USA:Wiley, 1995.
European, EN 12464-1, "Lighting of Indoor Work
Places", Jan. 2009.
V. Donald, "Advanced mobile phone service: The cellular
concept", Bell Syst. Tech. J., vol. 58, no. 1, pp. 15-41,
Jan. 1979.
Z. Chen, N. Serafimovski, H. Haas, "Angle diversity for
an indoor cellular visible light communication system", Vehicular
Technology Conf., May 18–21, 2014.
Y. Wang, H. Haas, "Dynamic load balancing with handover
in hybrid Li-Fi and Wi-Fi networks", J. Lightw. Technol.,
vol. 33, no. 22, pp. 4671-4682, Nov. 2015.
A. M. Vegni, T. D. C. Little, "Handover in VLC systems
with cooperating mobile devices", Proc. Int. Conf. Comput. Netw.
Commun., pp. 126-130, Jan. 2012
D. Tsonev, S. Sinanović, H. Haas, "Novel unipolar
orthogonal frequency Division multiplexing (U-OFDM) for optical
wireless", Vehicular Technology Conf., May 6–9, 2012.
E. Sarbazi, M. Uysal, M. Abdallah, K. Qaraqe, "Ray
tracing based channel modeling for visible light communications", Proc.
22nd Signal Process. Commun. Appl. Conf., pp. 702-705, Apr. 2014.
H. Haas, "High-speed wireless networking using visible
light", Apr. 2013.
S. Dimitrov, H. Haas, Principles of LED Light Communications:
Towards Networked Li-Fi, Cambridge, U.K.:Cambridge Univ. Press, Mar. 2015.
B. Rofoee, K. Katsalis, Y. Yan, Y. Shu, T. Korakis, L.
Tassiulas, A. Tzanakaki, G. Zervas, D. Simeonidou, "First demonstration of
service-differentiated converged optical sub-Wavelength and LTE/WiFiNetworks
over GEAN", Proc. Opt. Fiber Commun. Conf. Exhib., pp. 1-3,
Mar. 2015.
T. Komine, S. Haruyama, M. Nakagawa, "Performance
evaluation of narrowband OFDM on integrated system of power line communication
and visible light wireless communication", Proc. Int. Symp.
Wireless Pervasive Comput., Jan. 2006.
M. Z. Afgani, H. Haas,
H. Elgala, D. Knipp, "Visible light communication using OFDM", Proc.
2nd Int. Conf. Testbeds Res. Infrastruct. Develop. Netw. Commun., pp. 134,
2006.
J. Armstrong, A. Lowery,
"Power efficient optical OFDM", Electron. Lett., vol.
42, no. 6, pp. 370-372, Mar. 2006.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar